KEBHINEKAAN YANG MENJADIKAN KITA SATU

Universitas Ngurah Rai yang mengusung konsep Tri Hita Karana menuntun kita untuk selalu bersinergi dengan tiga aspek utama kehidupan yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan dan Alam. Mencitai dan menjaga seluruh ciptaan Tuhan yang maha mulia adalah tugas dan tanggungjawab setiap umat manusia. Perbedaan yang ada di ditengah-tengah kita harusnya bukan menjadi penyebab sebuah perpecahan melainkan adalah alasan untuk kita semakin kuat dan Bersatu serta saling melengkapi satu sama lain.

“Pusat Studi Pancasila Universitas Ngurah Rai”

Lembaga ini merupakan lembaga yang diprakarsai dan terbentuk atas inisiatif Rektor Universitas Ngurah Rai Ibu Dr. Ni Putu Tirka Widanti,S.S.,MM.,M.Hum. yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, dan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berlandaskan atas asas Pancasila serta mengacu pada Tri Hita Karana baik dikalangan Lokal, Nasional maupun International.
Dr. Ni Putu Tirka Widanti, S.S., MM., M.Hum.

Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta.
  • Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius, bukan bangsa yang ateis. Pengakuan terhadap Tuhan diwujudkan dengan perbuatan untuk taat apda perintah Tuhan dan menjauhi laranganNya sesuai dengan ajaran atau tuntutan agama yang dianutnya.
  • Adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminasi antarumat beragama

Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab

  • Kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.
  • Manusia perlu diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya, sebagai makhluk Tuhan yang sama derajatnya dan sama hak dan kewajiban asasinya. Berdasarkan nilai ini, secara mutlak ada pengakuan terhadap hak asasi manusia.

Nilai persatuan Indonesia

  • Usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia.
  • Adanya perbedaan bukan sebagai sebab perselisihan tetapi justru dapat menciptakan kebersamaan.
  • Kesadaran ini tercipta dengan baik bila sesanti ”Bhinneka Tunggal Ika” sungguh-sungguh dihayati.

Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

  • Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan.
  • Berdasarkan nilai ini, diakui paham demokrasi yang lebih mengutamakan pengambilan keputusan melalui musyawarah mufakat

Nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  • Mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah maupun batiniah. Berdasar pada nilai ini, keadilan adalah nilai yang amat mendasar yang diharapkan oleh seluruh bangsa. Negara Indonesia yang diharapkan adalah negara Indonesia yang berkeadilan.

Kunjungi kami

  • Jl. Kampus Ngurah Rai No.30, Penatih, Kec. Denpasar Tim., Kota Denpasar, Bali 80238
  • komang.sumerta@unr.ac.id
  • +62 82146216721